Berawal Dari Pesta Ulang Tahun Berujung Ngewhe Dengan Putri
Cerita Sex – Malam itu adalah malam minggu, hari pembagian raport. Jadi selama seminggu kedepan aku dan anak sekolah seindonesia gak bakalan mikirin soal sekolah. Itulah enaknya jadi anak sekolah, punya waktu libur khusus yang gak perlu khawatirin apapun, soalnya semua biaya senang-senang selama liburan ditanggung sama ortu.
Singkat Cerita, Malam itu aku mendapat undangan datang ke pesta ulang tahun Nugie. Ya… hari itu bertepatan dengan ulang tahun Nugie yang ke 17. Sebenarnya aku gak begitu dekat dengan Nugie, ya walaupun dikelas 1 aku pernah sekelas sama dia, tapi aku jarang banget ngobrol sama dia. Kenapa aku bisa diundang malem itu, soalnya aku dekat dengan Dika, teman se-genk Nugie.
Dika adalah sahabat baikku, dia sekelas denganku di kelas 1 dan di kelas dua ini. Walaupun aku dekat dengan Dika, tapi aku gak dekat dengan teman se-genk Dika. Genk Dika boleh dibilang genknya anak gaul disekolahku, ada 3 orang cowok dan 3 orang cewek: Nugie, Stevy, Priska, Aldo, Arif dan Dika. Mereka adalah mahluk tercantik dan terganteng disekolahku. Info tambahan Nugie pacaran sama Aldo, Stevy pacarnya Arif dan Priska pacar Dika.
Mungkin seharusnya aku juga masuk ke genk mereka Tapi aku agak males ikut pergaulan mereka yang boleh dibilang terlalu borju dan bebas, aku masih anak baik-baik waktu itu Pesta ultah Nugie sangat meriah sekali, orang yang diundang memang tidak terlalu banyak, tapi acara yang disusun begitu menarik. Game-game yang dibuat lucu-lucu dan membuat semua yang datang happy. Selesai acara sekitar jam 21.30, satu persatu tamu undangan pulang, tinggallah aku dan genk Dika, oh iya ditambah Putri teman SMP Nugie. Selesai acara kami meneruskan mengobrol gak berarah, cuma becanda-becanda aja.
Sekitar jam setengah sebelas Aldo mengajak kerumahnya, dia bilang rumahnya lagi kosong, ortunya lagi ke luar negeri pertamanya aku kira Aldo cuma mengajak para cowok, gak taunya Nugie ikutan, tapi tentu aja dia bilang ke orangtuanya mau nginep dirumah Priska. Tapi ternyata semuanya ikut ke rumah Aldo, para cewek bilang mau nginep dirumah Priska, cowoknya cuma bilang mau ke rumah Aldo, dasar para remaja nakal.
Sampai dirumah Aldo, kami ngobrol diruang keluarga, duduk diatas karpet yang empuk sekali. Suasananya udah beda, Nugie duduk menyender ke Aldo, Dika duduk dibelakang Priska sambil meluk dan arif lagi ngelus-ngelus rambut Stevy yang tiduran dipahanya. Gini deh kalo dah diluar pengawasan orang tua. Sedang aku dan Putri duduk sendiri, walo sebenernya Putdi duduk disebelahku, tapi agak jauh. Sebenernya pembicaraan gak jauh beda sama waktu di rumah Nugie, sampai suatu saat Nugie menggodaku.
“Yan, tuh pacaran sama Putri aja gih, dia lagi kosong tuh” goda Nugie ke aku. Aku cuma bisa tersenyum. Aku liat muka Putri merah karena malu.
“Bener loh Yan, baru sebulan putus sama pacarnya, janda kembang nih” lanjut Nugie yang disambut tawa yang lain.
Aku cuma ikut tertawa. Sebenernya semenjak dikenalkan ke Putri waktu di pesta tadi aku udah suka sama Putri. Gila bro cantik abis. Kulit putih bersih, rambut hitam sepunggung dan bodynya itu loh, just perfect! Tapi mana mungkin langsung pacaran iya gak, kenal aja baru beberapa jam.
“Lagian kenapa gak mao pacaran sih ya?” kata Aldo.
“Ntar gak bisa gini loh” lanjut Aldo sambil mencium pipi Nugie. Yang lain tertawa.
“Apalagi gini” lanjut Nugie yang kemudian mencium bibir Aldo.
Gila, mereka frech kiss didepan aku! Yang lainnya cuma tertawa, kayaknya mereka udah biasa deh kissing didepan genk mereka.
“Wah gila ya kalian” kataku.
“Bikin orang jealous aja” kataku sambil ketawa.
“Iya yan, pacaran enak loh, bisa megang ini” Sekarang Dika yang menggodaku sambil megang dada Priska. Aku kaget dan sempat menelan ludahku.
“Megang ini juga bisa” kata arif sambil mengelus selangkangan Stevy yang memang udah duduk dipangkuannya. Weww… this getting crazy now
“Kok aku mulu yang digodain, si Putri tuh lagi senyum-senyum malu” balasku, tapi mereka cuma ketawa.
Abis itu suasana langsung hening. Mereka konsen sama pasangan masing-masing. Nugie yang emang dari tadi udah frech kiss sama Aldo duduk dipangkuan Aldo dan meneruskan ciumannya. Dika juga gak mau kalah mencium Priska yang duduk disebelahnya dan Arif lagi memeluk Stevy dari belakang dan menciumi lehernya. Tinggal aku dan Putri yang saling pandang keheranan.
Put, kita ke ruang depan aja yu” Ajakku ke Putri yang masih bengong.
“OK deh” jawabnya sambil mengikuti langkahku ke arah ruang depan.
Sesampainya diruang depan, aku duduk di sofa kecil, sedang Putri duduk di sofa panjang.
“Gila ya mereka” kataku ke Putri. “He..eh, aku kaget mereka berani kayak gitu didepan kita” jawab Putri.
“Aku sih sih penah denger gosip tentang pergaulan bebas mereka, tapi aku gak percaya kalo gosip itu bener” kataku. “Iya sih, aku juga kaget banget” jawab Putri. Kemudian kami terdiam, jujur suara-suara pergumulan mesra yang terdengar sampe ruang depan sangat menggangu konsentrasi dan birahiku Situs Gacor
“Ughhh….” tiba-tiba terdengar pekikan, sepertinya suara Nugie.
“Put, liat yuk mereka lagi ngapain, kok heboh amat sih” ajak ku. “Yu..” jawab Putri excited.
Sesampainya diruang tengah aku kaget luar biasa. Aku sampai tidak bisa bergerak sambil mulutku ternganga melihat adegan didepan mataku. Aku menyaksikan Nugie yang sudah full bugil sedang duduk diatas tubuh Aldo yang juga bugil seperti orang sedang mengendarai kuda. Dika yang juga bugil sedang menindih tubuh bugil Priska, dan Arif walaupun belum bugil memaju mundurkan pinggangnya dibelakang Stevy yang sedang menungging… They Having Sex !!! Entah beberapa lama aku terpaku menyaksikan mereka. Penisku yang memang sudah tegang dari tadi mencapai ukuran terbesarnya, dan entah beberapa kali aku menelan ludahku.
Tiba-tiba aku mendengar lenguhan kecil dari belakangku. Aku berbalik dan melihat Putri dengan muka memelas. Tangan kanannya meremas dadanya dan tangan kirinya memegang selangkangannya. Aku tambah terkejut.
“Put… please…” Kata Putri dengan muka memelas kearahku.
Sebenarnya kata-kata Putri gak punya arti apa-apa, tapi yang pasti setelah itu aku mendekatkan bibirku ke bibirnya dan kami mulai frech kissing sambil berdiri.
Aku memeluk Putri dengan erat sambil bibirku menyedot-nyedot bibirnya. Putri membalas tak kalah hebat. Sepertinya dia sudah berpengalaman. Sambil ciuman aku gak mau rugi. Aku mengelus (ato lebih tepat meremas) semua bagian tubuhnya yang bisa aku jangkau, punggungnya, pingganynya pantatnya dan tentu aja dadanya yang besar menantang itu (walau agak sulit memang dalam posisi berdiri)
“Yan, dikarpet aja yuk” ajak Putri.
Aku mengangguk dan menuntun Putri ke sisi karpet yang masih tersedia. Aku melihat Nugie yang sekarang diposisi dibawah sedang merem-melek menikmati pompaan Aldo, sedang Stevy lagi asik menghisap penis Arif yang sedang menjilati vagina Stevy dan Dika sedang memangku Priska yang seperti kesetanan naik turun karena penis Dika menancap di memeknya.
Aku merebahkan Putri di atas karpet, dan kemudian memulai mencumbunya lagi. Selagi menciumnya, aku merogoh kebalik kaosnya dan mulai meremas dadanya walau masih dihalangi BH. Tapi aku gak puas, aku mulai merogoh kebalik BHnya. Tapi kemudian Putri mengankat dadanya, aku mengerti, dia memintaku melepaskan kait branya.
Tanpa kesulitan aku melepas kait bra yang ada dibelakang itu. Dengan bra melonggar, aku mulai meremas-remas dadanya dengan lebih bebas, kadang aku memutar-mutar pentil dadanya. Putri keenakkan, kadang ciuman lepas karena dia terlalu terlena karena aku meremas-remas dadanya.
Aku dorong kaos Putri keatas. Aku mencoba membuka bajunya. Kemudian Putri bangkit dan melepas kaos dan branya yang sudah terlepas itu. Kemudian dia rebahan lagi. Aku kembali menindihnya, dan menciumnya kembali. Tapi itu gak lama sebab aku kemudian mencium lehernya dan kemudian turun mencium dadanya. Pentil hitam Putri sungguh menggoda, aku tak puas-puas menyedotnya, dan Putri cuma melenguh-lenguh kecil sambil menutup matanya.
Ciumanku turun kebawah lagi, aku menciumi perutnya. Putri membuka matanya memandangku, seperti tidak rela ciumanku berpindah dari dadanya. Tapi setelah aku berusaha membuka ikat kancing celana jinsnya, dia mengerti. Saat aku berhasil membuka kancing dan resletingnya, dia mengangkat pantatnya sedikit. Aku tidak menyia-nyiakan kesempatan ini, sekalian aku buka celana dalamnya sehingga tubuhnya polos sekarang. Hmm… aku orang terakhir yang masih berpakaian di ruangan itu
Aku membuka pahanya lebar-lebar. Terlihat rimbunan rambut diatas gundukan memeknya. Warnanya hitam sangat kontras dengan warna kulitnya. Aku menyibak rambut yang sudah basah tersebut dan membuka bibir luar memeknya. Terlihat sangat basah, Putri sudah terangsang hebat. Kemudian aku mulai mendekatkan kepalaku keselangkangannya, dan mulai menjilati kenti merah Putri. Putri mengejang-ngejang keenakan. Tanggannya mendorong kepakaku, tapi apahanya menahan kepalaku, he…he…he… dia gak tahan karena keenakan, tapi gak mau keenakan itu berhenti.
“Ugh…Ugh…Ugh..” cuma itu yang terdengar dari mulut mungilnya.
Cukup lama aku menjilati klentit dan diding vagina Putri. Tanganku terpaksa menahan pantatnya sebab pinggulnya tidak mau berhenti bergerak kekanan kekiri. Tiba-tiba Putri menarik badanku keatas untuk menjajarinya.
“Yan buka dulu baju kamu, biar kita sama-sama enak” Kata Putri yang mencoba melepas ikat pinggangku.
Aku membuka kaosku dan membantu Putri membuka ikat pinggang dan kancing celanaku. Baru resletingku terbuka, Putri sudah tidak sabar, dia merogoh kedalam celana dalamku dan menarik penisku yang sudah tegang full. Kemudian dia mengelus dan mengocok penisku. Aku melanjutkan membuka celanaku… he..he..he… ngapain nerusin dikocok pake tangan kalo ada memek basah yang nganggur Setelah membuka celanaku aku kembali menindih Putri dan menciumnya. Dia sudah tidak sabar, dia menggapai penisku dan mengarahkan ke memeknya. Aku mengangkat badanku sedikit dan mengarahkan penisku kememeknya. Tidak terlalu sulit untuk mengarahkan, sebab tak lama penisku sudah digerbang memeknya. Tidak aku duga Putri malah menekan pantatku agar penisku masuk kedalam memeknya. Situs Togel viral
“Aghhh…..” pekik Putri saat penisku masuk kedalam vaginanya.
“Sial udah gak perawan” kataku dalam hati, tapi wtf lah! udah bisa nidurin cewek yang baru dikenal beberapa jam aja udah hebat banget
“Put, punya elo enak, tegang banget” gumam Putri genit.
Gila mukanya mengoda banget waktu dia bilang itu. Aku mulai memompa vaginanya dengan penisku. Walaupun udah gak perawan, tapi memek Putri sempit banget. Mungkin dia cuma pernah ML sama pacar lamanya.
“Agh..agh…aghh…” desah Putri. “Lagi sayang, dorong lagi…” gumam Putri keenakan. Enggak lama aku memompa memeknya, Putri tiba-tiba memekik
“AKHHH…” sambil memelukku erat. Dia orgasme, memeknya terasa jauh lebih licin karena cairan orgasmenya.
Aku bangkit dan memiringkan tubuhnya. Sekarang aku menusuk memeknya dari arah samping. Tidak sulit sebab memeknya sedang banjir lendir. Aku mulai memompanya. Putri cuma bisa memandangku yang sedang hebat memompanya sambil melenguh-lenguh kecil. Aku bosan kemudian menunggingkan tubuh Putri. Putri mengerti, dia melebarkan pahanya. Aku kemudian memulai mengentotnya dengan posisi doggy style. AKu setuju posisi ini memang enak sekali… Tidak lama kemudian tubuh Putri kembali menegang dan dia memekik kembali
“AGHH…..” kemudian tubuhnya ambruk kebawah. Hmm… sial, dia udah 2 kali orgasme sedang aku belom apa-apa…
Aku membalik tubuh Putri dan menelentangkannya. Sebenarnya aku kasiahan melihat wajah Putri yang kelelahan itu, tapi nafsuku udah keubun-ubun, aku harus orgasme dan melepaskan spermaku!
“Put, aku masukin lagi ya..” pintaku… Dia cuma mengangguk.
“Kamu gak pa-pa” tanyaku… (he..he..he.. kata-kataku kelihatan banget aku lagi horny berat, sedikit memaksa)
“Gak pa-pa ya, tapi pelan-pelan ya, aku dah cape” jawab Putri.
Aku menindihnya lagi dan mengarahkan penisku. Dengan sekali dorong penisku masuk semua kevaginanya. Vagina yang tadi sempit aku rasa sudah agak melebar, atau karena cairan vaginanya sudah terlalu banyak? Aku memompanya, tapi sejujurnya nafsuku agak menurun. Aku gak suka menyetubuhi cewek yang udah gak respon gini, kayak lagi merkosa aja Tiba-tiba Nugie mencolekku.
“Yan sama aku aja deh, kasian Putri udah mo pingsan gitu” Kata Nugie yang sudah duduk disebelah aku dan Putri. Dia masih telanjang. Putri cuma senyum ke Nugie. Aku segera mencabut penisku dari memek Putri dan bangkit.
“Aldo gak pa-pa?” tanyaku ke Nugie.
“Tuh dia udah tidur” sambil menunjuk Aldo yang tertidur disisi lain karpet.
“Lagian gak pa-pa kok, aku juga udah pernah liat dia maen sama Stevy dan Priska” Jawabnya enteng.
Aku agak bingung sebenarnya, tapi aku ga peduli, kok ada yang nawarin memek mo ditolak
Nugie kemudian rebahan disebelah Putri, kemudian membuka pahanya lebar-lebar. Aku yang desperate butuh orgasme untuk penyelesaian kemudian memposisikan tubuhku diantara selangkangan Nugie. Aku mengarahkan penisku ke memeknya.
Kemudian mendorong penisku masuk kedalam.
“Akh..Akh..Akhh..” rintih Nugie kecil saat aku mulai memompa memeknya.
Aku rebahkan tubuhku agar bisa menciumnya. Nugie membalas ciumanku hebat. Tapi gak lama, Nugie lebih suka nikmatin gesekan di dinding vaginanya.
“Yan.. gue sebenernya udah lama pengen dientot sama elo” tiba-tiba Nugie berkata padaku.
Aku cuma tersenyum, tapi kata-katanya benar-benar meningkatkan birahiku. Aku tahu sebenarnya dari dulu Nugie suka padaku, tapi aku gak pernah merespon dia. Tapi kalo tau memeknya enak begini, pasti dari dulu aku pacarin dia
“Terus yan..terus ya… terus ya…” celotehnya gak beraturan. Sepertinya dia mo deket ke orgasmenya, seperti aku juga yang udah ngerasa gelombang orgasme udah deket ke penisku.
Baca Juga :Pengalaman Pertama Kali Pacaran Langsung Ngajak Ngewhe
“Ayo yan, gue dikit lagi” seru Nugie.
“Gue juga dikit lagi na” kataku.
“Keluarin didalem aja yan, gue dah aman” katanya.
Aku memompanya dengan variasi, kadang pelan, kadang kencang. Nugie cuma mendesah-desah keenakan. Sial dikit lagi kok lama banget ya.
“Gue udah sampe ya..” kata Nugie tiba-tiba sambil tubuhnya mengejan.
Dan cret..cret…cret.. penisku juga memuntahkan lahar sperma ke rahim Nugie.
Aku sangat kelelahan, dan tubuhku ambruk memeluk Nugie. Aku lihat Nugie tertidur kelelahan. Aku paksakan untuk bangkit, walau gak pa-pa tapi aku gak mau Aldo terbangun melihat pacarnya tertidur berpelukan dengan aku. Kemudian aku pindah kesebelah Putri dan tidur memeluknya. Sejak saat itu aku punya berbagai pengalaman sex dengan Nugie, Stevy, Priska dan tentu aja Putri yang jadi pacarku sejak kejadian itu.